#include <LiquidCrystal.h> // Memanggil library LCD
// Menentukan pin LCD yang terhubung ke Arduino
const int rs = 13, en = 12, d4 = 11, d5 = 10, d6 = 9, d7 = 8;
// Membuat objek LCD dengan konfigurasi pin di atas
LiquidCrystal lcd(rs, en, d4, d5, d6, d7);
int sensorPin = A0; // Pin analog A0 digunakan untuk membaca sensor
int sensorValue = 0; // Variabel untuk menyimpan nilai ADC (0–1023)
int outputValue; // Variabel untuk menyimpan hasil konversi ke mV
void setup() {
lcd.begin(16, 2); // Inisialisasi LCD ukuran 16 kolom dan 2 baris
}
void loop() {
lcd.setCursor(0, 1); // Pindah kursor ke kolom 0 baris ke-1 (baris bawah)
lcd.print(" "); // Menghapus sebagian tampilan lama dengan spasi
sensorValue = analogRead(sensorPin); // Membaca nilai dari sensor (0–1023)
lcd.setCursor(0, 1); // Kembali ke posisi awal baris bawah
lcd.print(sensorValue); // Menampilkan nilai ADC dari sensor
delay(100); // Delay 100 ms agar pembacaan tidak terlalu cepat
lcd.setCursor(0, 0); // Pindah ke baris atas
lcd.print(" "); // Menghapus tampilan sebelumnya
lcd.setCursor(0, 0); // Set ulang posisi kursor di baris atas
// Mengubah nilai ADC (0–1023) menjadi tegangan dalam mV (0–5000 mV)
outputValue = map(sensorValue, 0, 1023, 0, 5000);
lcd.print(outputValue); // Menampilkan nilai tegangan
lcd.print(" mV"); // Menambahkan satuan miliVolt
}